Sambut Tuan Rumah Porprov Jatim VIII Tahun 2023

PROBOLINGGO – Dalam rangka persiapan sebagai tuan rumah pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur (Jatim) VIII tahun 2023 mendatang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) bekerja sama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) menggelar rapat koordinasi (rakor) rencana penyelenggaraan Porprov Jatim VIII tahun 2023 di ruang pertemuan Rumah Dinas Wakil Bupati Probolinggo, Senin (6/1/2020).

Rakor yang dipimpin oleh Wakil Bupati (Wabup) Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko ini melibatkan segenap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di lingkungan Pemkab Probolinggo terkait untuk bersama-sama mensukseskan penyelenggaraan Porprov Jatim VIII Tahun 2023.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Disporaparbud Kabupaten Probolinggo Sugeng Wiyanto dan Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo Sugeng Nufindarko. Dalam kesempatan tersebut Koordinator Coorporate Sosial Responsibility (CSR) PT. YTL-Jawa Power Budi Santoso juga akan mensupport Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Probolinggo dan Ketua Pengurus Paralayang Kabupaten Probolinggo Agung Priyojatmiko.

Pada ajang Porprov Jatim VIII Tahun 2023 mendatang, terdapat 4 (empat) daerah yang akan menjadi tuan rumah. Diantaranya, Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo, Kabupaten Pasuruan dan Kota Pasuruan.

Seperti yang disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa, bahwasanya Porprov Jatim yang awalnya digelar setiap 4 (empat) tahun sekali, kini dirubah setiap 2 (dua) tahun sekali. Untuk Porprov pada tahun 2021 mendatang ini akan digelar di 4 (empat) daerah meliputi Kabupaten Jember, Lumajang, Situbondo dan Bondowoso.

Ketua KONI Kabupaten Probolinggo Sugeng Nufindarko menyampaikan cabang olahraga (cabor) di Kabupaten Probolinggo telah mengalami peningkatan yang siap diperlombakan. Dari 27 cabor telah bertambah menjadi 30 cabor dan 3 (tiga) cabor masih perlu dilatih lebih optimal. “KONI Kabupaten Probolinggo akan terus berupaya menggali anak-anak berbakat dalam cabang olahraga untuk menjadi atlet yang berbakat dan berprestasi,” katanya.

Sementara Sekretaris KONI Kabupaten Probolinggo Chalid Abubakar juga menyampaikan, yang menjadi kebutuhan penting dan menjadi topik di kalangan Jawa Timur adalah kebutuhan venue cabor paralayang. Oleh karena itu, Pengprov Jatim dan Pengkab Probolinggo telah melakukan survey bahwa wilayah di Seruni Point dinyatakan layak dan mendapat apresiasi yang luar biasa. “Seruni Point sebagai tempat venue paralayang. Untuk venue cabor dayung sangat cocok dilaksanakan di wahana Ranu Segaran,” terangnya.

Sedangkan Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA. Timbul Prihanjoko menyatakan pada pelaksanaan nantinya dilakukan pembagian venue dari 4 (empat) daerah yang berkesempatan menjadi tuan rumah Porprov Jatim 2023. Sarana dan prasarana yang tersedia di Kabupaten Probolinggo tentunya memadai dan daerah-daerah lain yang berkompeten menjadi tuan rumah juga berkesempatan untuk cabor-cabor lainnya.

“Untuk pengembangan lokasi paralayang di kawasan Seruni Point perlu segera dilaksanakan. Potensi daerah yang ada di Bromo Tengger Semeru berupa Seruni Point yang layak untuk dikembangkan sebagai lahan paralayang. Dengan pengembangan potensi wisata baru paralayang ini akan menggugah dan meningkatnya perekonomian masyarakat,” katanya. (y0n)

Bagikan :

Related posts

Leave a Comment