DITOLAK LAPORAN DI POLRESTA DENPASAR, SAUDARA HALILI DAN LPKNI MELAPORKAN KE KOMPOLANAS,TERKAIT PENOLAKAN LAPORAN PERAMPASAN.

Patrolipos.id – Bali,Tanggal, 10 Januari 2020. Sehubungan Dengan Perampasan Yang yang dilakukan oleh Dipkolektor dari Adira Finance, Pada Tanggal, 28 Desember 2019.

Sebagai mana yang di ceritakan oleh saudara Halili Sewaktu menghadap dan mengadukan ke Lembaga Perlindungan Konsumen nasional Indonesia (LPKNI).

Dengan cerita Yang sangat detil sebagai mana cerita kronologis kejadian, saudara Halili bersama keluarga dan anaknya berangkat liburan ke pulau Bali dengan mengendarai sepeda motor Jenis VARIO,Warna,putih,nopol, P 3210 A, berangkat dari Jember,Pada Jam,sekitar kurang Lebih, 13.00.pada hari Jum’at Tanggal 27 Desember 2019.

Sesampai di Bali saudara Halili sekitar jam kurang lebih, 03:00 WITA, pada hari Sabtu Tanggal, 28 Desember 2019, Dan menuju Denpasar Bali Mampir kerumah saudara yang bernama pak Inul.

Dan Pada sekitar Jam 07:00 WITA, saudara Halili melanjutkan Perjalanan ke kenusadua Bali,sesampai di Bundaran bandara murahrai, saudara Halili diberhentikan Dua orang,yang pada waktu itu tidak menunjuk kan identitasnya, dan tiba – tiba kedua orang yang memberhentikan saudara Halili memaksa untuk mengambil sepeda motor yang di naiki saudara Halili, karena sangat ketakutan saudara Halili serta istri dan anak nya,maka saudara Halili mengikuti kedua orang yang menggiringnya.

Sesampai nya di tujuan teryata kedua orang tersebut adalah dibkolektor dari Adira Finance, dan sesampainya di halaman Kantor Adira Finance saudara Halili Di benyak – bentak utuk di suruh masuk dan memaksa saudara Halili beserta istri dan anaknya.

Oleh karena saudara Halili beserta keluarganya ketakutan maka saudara Halili mengikuti pemaksaan tersebut.

Sesampainya di dalam saudara Halili di tanya oleh petugas 4 orang,dan mengatakan bahwa Sepeda motor yang di naiki oleh saudara Halili adalah sepeda motor milik Adira finance,ujar salah satu dari petugas/oknum dari Adira finance,

Dengan keganasan pembicaraan dari oknum pihak Adira finance, ananda dari saudara Halili yang bernama RISKA (7)Tahun,menjerit dan menangis di karnakan bapaknya yang bernama Halili di keroyok dengan nada pembicaraan yang kasar oleh beberapa oknum Dari Adira finance.

Dengan adanya ananda RISKA menangis maka saudara Halili keluar bersama istrinya dari kantor Adira finance,tetapi sebelum keluar sempat tas saudara Halili digeledah dan di ambilnya surat STNK sepeda motor yang di naiki oleh saudara Halili, dengan terburu buru saudara Halili kembali pada tempat sepeda motor yang di parkirnya,naas sepeda motor tersebut, tidak ada di tempat,teryata salah satu oknum dari Adira finance memasukkan sepeda motor tersebut dan salah satu dari oknum Adira finance memberikan tasnya saudara Halili.

Dengan membawa dua helem dan satu anak serta istri saudara Halili pulang naik bus jurusan Denpasar Jember, sesampai di rumah ananda RISKA mengalami traoma berat sehingga sakit untuk beberapa hari dan mengalami depresi berat.

Dengan kronologis kejadian yang di ceritakan oleh saudara Halili maka anggota lembaga perlindungan konsumen Nasional Indonesia, pada hari Senin dan saudara Halili pergi menemui pihak dari Adira finance untuk menanyakan serta nego supaya sepeda motor tersebut untuk di kembalikan kepada saudara Halili tetapi pihak dari Adira finance mempertahankan sepeda motor tersebut dikarekan dari pihak Adira mau menangnya sendiri, maka anggota LPKNI bersama saudara Halili pergi melapor ke Polresta Denpasar Bali.

Disebabkan saudara Halili bukan atas nama pemilik sepeda motor tersebut, maka pihak oknum Polresta Denpasar Bali,menyarankan untuk minta surat kuasa kepada atas nama pemilik sepeda motor tersebut.

Setelah saudara Halili mendapatkan surat kuasa dari atas nama yang bernama wahyudiyanto, maka saudara Halili bersama anggota LPKNI berangkat kekantor Polresta Denpasar Bali untuk melaporkan perampasan yang di lakukan oleh oknum Adira finance.

Tetapi laporan tersebut tidak di tanggapi dengan baik oleh oknum Polresta Denpasar Bali, dan se olah – olah dari oknum kepolisian sangat membela dari pihak Adira finance,dan mempersulit dengan laporan yang di laporkan oleh saudara Halili,di ruangan SPKT Polresta Bali.

Bagikan :

One Thought to “DITOLAK LAPORAN DI POLRESTA DENPASAR, SAUDARA HALILI DAN LPKNI MELAPORKAN KE KOMPOLANAS,TERKAIT PENOLAKAN LAPORAN PERAMPASAN.”

  1. Seharusnya dari pihak Kapolresta menerima laporan yang, dilaporkan tentang perampasan.kalau gitu ada keganjalan dong antara pihak polres dan Adira berarti dak mengikuti undang-undang di negara republik Indonesia dong.

Leave a Comment