ATASI PIPA PDAM RUSAK, PEMKOT AJUKAN BANTUAN KE KEMENTRIAN PUPR

PATROLIPOS.ID – PROBOLINGGO – Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kota Probolinggo agar perbaikan pipa PDAM segera terselesaikan. Yang terbaru, Wali Kota Hadi Zainal Abidin telah menandatangani surat untuk Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang terkait permohonan bantuan.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Amin Fredy bersama tim PDAM Kota Probolinggo mendapat mandat dari Wali Kota Habib Hadi untuk mengawal upaya itu. “Ini namanya upaya, kami minta bantuan ke gubernur maupun Kementerian PUPR kaitan dengan kondisi pipa induk PDAM yang rusak. Kami usulkan ke menteri kalau ada bantuan sarana prasarana. Misalnya, bantuan tangki air agar bisa tersalur ke masyarakat,” jelas Amin. 

Pemerintah Kota Probolinggo juga memohon bantuan revitalisasi pipa air ke kementerian. “Dengan model pergantian atau pipa mana yang harus diganti. Karena ini membutuhkan teknologi yang lumayan,” ujar Amin yang hari ini (11/2) telah menemui Dinas Pekerjaan Umum dan Sumber Daya Alam Provinsi Jawa Timur.

Surat itu ditujukan ke gubernur, tembusan ke Dinas PUD SDA. Kemudian surat kedua permohonan ke Kementerian PUPR melalui Balai Permukiman Prasarana Jawa Timur. 
Meski begitu, surat tersebut tetap harus diajukan ke Kementerian PUPR di Jakarta agar memberikan keputusan atas surat permohonan tersebut.

“Upaya-upaya ini kami lakukan, karena sudah sangat prihatin kondisi PDAM. Masyarakat juga akhirnya terdampak. Kami tidak menutup mata, pipa itu sudah dilas dan tertutup tapi begitu mendapat tekanan langsung retak. Mohon doa dari warga untuk segera tuntas,” sambung mantan Kepala Dinas PUPR itu.

Dalam kunjungannya ke provinsi, Amin Fredy pun mendapat masukan, jika mau revitalisasi pipa PDAM maka harus segera membuat DED (Detail Engginering Design). Masukan ini akan disampaikan kepada wali kota mengingat penganggaran tahapan revitalisasi harus disiapkan dahulu.

Masifkan Bantuan Droping Air Bersih

IMG 20200211 WA0059

Sementara itu, karena kedaruratan yang terjadi, BPBD Kota Probolinggo berkoordinasi dengan BPBD lintas daerah dan mendapat bantuan armada. Antara lain 2 unit (5000-6000 liter) dari BPBD Kabupaten Probolinggo; 1 unit (5000 liter) dari Kabupaten Pasuruan; 1 unit (5000 liter) dari Kota Pasuruan dan 1 unit (8000 liter) dengan 15 personil dari Yon Zipur.

“Ini adalah bentuk sinergi lintas instansi dan alhamdulillah mendapat respons. Sudah sejak pukul 10 pagi tadi hingga sekarang (pukul 17.00) masih keliling di wilayah kota. Data sasaran kami ikut dari 112 dan PDAM supaya tidak tumpang tindih,” jelas Kepala Pelaksana BPBD Kota Probolinggo Sugito Prasetyo.

IMG 20200211 WA0061

Saat ditanya sumber air yang diambil oleh truk-truk tangki tersebut, Sugito menjelaskan untuk Yon Zipur dari Umbulan Winongan, BPBD Kabupaten Probolinggo dari air bawah tanah kantornya yang sudah layak minum. Sedangkan truk tangki lain ambil dari tandon PDAM di Tegalsiwalan.

Untuk besok (13/2), Sugito berkoordinasi dengan PDAM untuk memetakan sasaran droping air bersih ke sejumlah wilayah di Kota Probolinggo. 

“Alhamdulillah bantuan ini sangat diharapkan masyarakat. Namun kendalanya, karena armada cukup besar maka kesulitan masuk ke gang-gang kecil namun PDAM sudah menentukan titik-titik mana,” ungkap Sugito lagi. Sore ini, truk tangki dari Dinas PUPR dan Permukiman juga ikut turun.

Bagikan :

Related posts

Leave a Comment