PPNI KOTA PROBOLINGGO BERHASIL PECAHKAN REKOR MURI MELALUI BHD

MAYANGAN (Patrolipos.id) – Capaian luar biasa dilakukan Persatuan Perawat Nasional (PPNI) Kota Probolinggo atas prestasinya memberikan Bantuan Hidup Dasar (BHD) kepada 200 orang awam khusus. Capaian ini melebihi target DPD PPNI Jawa Timur. Kini total BHD seluruhnya adalah 20 ribu orang se Jawa Timur.

Hal inilah menjadikan PPNI Kota Probolinggo layak mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

IMG 20200315 WA0017

Dalam rangka memperingati HUT ke 46 PPNI Tahun 2020 DPD PPNI Kota Probolinggo menggelar acara terbuka yakni memberikan Bantuan Hidup Dasar (BHD) Minggu (15/3) pagi. Acara yang melibatkan perawat se kota itu dibuka langsung Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin diwakilkan oleh Sekda drg. Ninik Ira Wibawati. Turut pula hadir anggota forkopimda, ketua DPD PPNI Kota dan Camat Layangan M. Abas.

“Bukan semata-mata untuk memecahkan rekor MURI, hal ini dilakukan sebagai dedikasi perawat untuk memberikan edukasi agar bermanfaat bagi orang-orang disekitar kita dan masyarakat Kota Probolinggo khususnya,” ucap Agus Tri Wahyudi, Ketua DPN PPNI Kota Probolinggo dihadapan lebih kurang 200 orang perawat yang datang dengan menggunakan training warna merah hati.

Ya, saat ini Indonesia mengalami wabah Covid-19 (Corona Virus Disease-19). Untuk itu, kita berupaya memerangi Covid-19 salah satunya memberikan edukasi Bantuan Hidup Dasar (BHD) kepada awam khusus terbanyak. Seperti Pola Hidup Bersih dan sehat (PHBS).

“Cuci tangan sebelum makan, menggunakan masker saat flu, tutup mulut dengan tisu saat bersin, makan-makanan yang bergizi, jaga jarak 2 meter dari orang bersin. Itulah PHBS dari diri kita sendiri,” ujar Agus memaparkan PHBS dengan semangat.

IMG 20200315 WA0016

Kegiatan lain yang dilakukan PPNI se kota pada pagi itu adalah mencontohkan simulasi pada seseorang saat jatuh secara mendadak.  Simulasi ini dilakukan dengan menekan dada pasien sebanyak hitungan 3×30 detik, pasien yang menjadi contoh tersebut adalah sebuah bantal yang diletakkan di atas alas kertas putih. Aksi  di Jalan Suroyo itu menjadi perhatian masyarakat yang datang menyaksikan aksi PPNI Kota.

“Kegiatan ini sangat bagus sekali karena kita memberikan ilmu kepada masyarakat, harapannya perawat dapat menjadi garda terdepan awam khusus (Pol PP, Damkar, Tagana, PMR, Mahasiswa Kesehatan dan juga SMA Kesehatan). Perawat Hebat, Masyarakat Sehat,” harap Ninik.  (dewi)

Bagikan :

Related posts

Leave a Comment