AREA PUBLIK JADI SASARAN RUTIN PENYEMPROTAN DISINFEKTAN

PROBOLINGGO, Patrolipos.id – Secara terus menerus penyemprotan disinfektan dilakukan oleh Tim Satgas yang dikoordinatori Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo, khususnya area publik. Kamis(2/4) pagi ini, tim menyebar ke sejumlah titik diantaranya, Mal Pelayanan Publik (MPP), kantor pemkot, stasiun kereta api, terminal Bayuangga dan terminal angkot.

Kepala Pelaksana BPBD Sugito Prasetyo mengatakan jika area publik merupakan sasaran utama, karena masih ada aktivitas yang dilakukan berhubungan dengan masyarakat. “Tingkat efektifitas penyemprotan ini hanya sekitar 2×24 jam, karena itu dua hari sekali disemprot ulang di lokasi itu. Sedangkan bagi masyarakat diimbau untuk melakukan penyemprotan secara mandiri dan lebih sering di rumahnya masing-masing,” ujarnya.

IMG 20200402 WA0034

Pihaknya juga melakukan sosialisasi dan edukasi secara berkesinambungan, khususnya berkaitan dengan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Bersama Dinas Kesehatan, PMI, Kodim 0820, Polresta, relawan, Tagana, serta Diskominfo terus menggaungkan untuk cuci tangan pakai sabun sesering mungkin. Penyemprotan disinfektan tidak menjamin sepenuhnya bebas dari virus, sehingga pola pikir masyarakat tidak tergantung pada penyemprotan disinfektan.

“Untuk sekolah-sekolah karena libur dan tidak ada aktivitas, maka bisa dikatakan minim tingkat penyebaran COVID 19. Karena tenaga kita juga terbatas, agar efektif kita fokuskan untuk area publik. Sedangkan bagi tempat ibadah juga bisa dilakukan secara mandiri setiap harinya, termasuk perumahan warga sudah banyak yang berinisiatif disemprot sendiri,” ungkapnya.

IMG 20200402 WA0087

Sugito juga meminta masyarakat pro aktif dan mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran virus ini. “Selama belum ada pengumuman resmi bahwa kita terbebas dari pandemi korona, maka selama itu pula kita harus ikuti anjuran pemerintah. Termasuk semprot disinfektan ini,” pungkasnya.

Beberapa hari sebelumnya, penyemprotan juga dilakukan di rusunawa hingga permukiman yang didapati Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Bagikan :

Related posts

Leave a Comment