PANDEMI COVID 19, NELAYAN DI LIMA KELURAHAN DAPAT BANTUAN

Patrolipos.id – MAYANGAN – Dalam rangka penanggulangan pandemi COVID – 19, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jatim melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispertahankan) Kota Probolinggo mengadakan Pembinaan Sanitasi Hygiene Kampung Nelayan yang berlangsung di Aula Kelurahan Mayangan, Rabu (10/6).

Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin  mengapresiasi bantuan fasilitas alat – alat kesehatan yang diberikan Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut. Bantuan itu untuk 5 kelurahan yang menaungi warga pesisir yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan. Terlebih dalam situasi saat ini serta musim yang tak menentu, perekonomian nelayan menjadi menurun.

IMG 20200610 WA0031“Lima kelurahan itu diantaranya adalah Kelurahan Mayangan, Kelurahan Sukabumi, Kelurahan Mangunharjo, Kelurahan Pilang, Kelurahan Ketapang dan TPI (Tempat Pelelangan Ikan) Mayangan, ” ujarnya.
Habib Hadi menerangkan, dalam menghadapi situasi dan kondisi pandemi ini, kita tidak boleh merasa ketakutan yang berlebihan namun tetap perlu waspada dan patuh pada protokol kesehatan.

Waspada dalam konteks ini adalah menjaga kesehatan dengan rajin berolah raga dan mendapatkan asupan makanan yang bergizi, istirahat yang cukup, menerapkan physical distancing, membudayakan cuci tangan dengan sabun dan air yang mengalir serta mengenakan masker bila berada di luar rumah.

”Kepada perwakilan nelayan yang ada sekarang ini kami juga berharap, untuk turut serta berperan aktif dalam mengedukasi sesamanya dan bersiap menghadapi situasi new normal atau hidup berdampingan dengan COVID 19. Dengan tetap memperhatikan pola hidup sehat pastinya dan tetap semangat,“ katanya.

Sementara itu, Kepala DKP Provinsi Jatim Moh. Gunawan Saleh mengatakan, kegiatan pembinaan sanitasi hygiene kampung nelayan merupakan instruksi Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, sebagai salah satu upaya membantu nelayan di tengah pandemi COVID-19.

“Kami ingin ikut aktif berpartisipasi dan mendukung program pemerintah dalam penyerahan bantuan untuk nelayan seperti ini. Dalam hal ini, kami juga memberikan sosialisasi upaya pencegahan Covid,” katanya.

Penyaluran alat fasilitas kesehatan itu, ia menambahkan, tersebar di 22 wilayah pesisir Kabupaten/Kota se Jawa Timur. “Dengan adanya bantuan fasilitas alat kesehatan menjelang era new normal diharapkan bisa membantu aktifitas sehari – hari nelayan saat pandemi dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” ujarnya.

IMG 20200610 WA0032Adapun bantuan alat kesehatan yang disalurkan seperti thermo gun 2 buah, hand sanitizer sebanyak 20 liter, wastafel portable 6 set, sabun dispenser 96 liter, cairan disinfektan 140 liter, sprayer 6 set dan masker ada 800 buah bagi warga kampung nelayan. Selain itu ada baliho 2 set, spanduk 10 set serta poster 20 set.

“(bantuan) Ini merupakan upaya percepatan penanggulangan dalam bentuk peningkatan kewaspadaan dini, kesiapsiagaan serta tindakan antisipasi pencegahan, deteksi, pengobatan dan respon lain yang diperlukan. Tujuannya sebagai media penyadartahuan masyarakat akan bahaya COVID 19 serta upaya terputusnya mata rantai penyebaran virusnya,” terangnya.

Acara itu dihadiri langsung pula oleh Wawali Mochammad Soufis Subri, Kepala Dispertahankan Sudiman dan sejumlah perwakilan nelayan.

Bagikan :

Related posts

Leave a Comment