FORKOPIMDA TEBAR BENIH IKAN NILA DI KAMPUNG TANGGUH WIROSECANG

Patrolipos.id, Probolinggo – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Probolinggo melakukan aksi tebar benih ikan nila di Kampung Tangguh Semeru (KTS) Wirosecang, di Kelurahan Wiroborang, Kecamatan Mayangan, Kamis (9/7) siang. Warga setempat berhasil merubah saluran sungai yang semula kotor kini lebih sedap dipandang.

Aksi tebar benih itu dilakukan Wali Kota Hadi Zainal Abidin, Wawali Mochammad Soufis Subri dan Kapolres AKBP Ambariyadi Wijaya disaksikan Danramil Mayangan, Camat Mayangan M Abas, karang taruna dan warga setempat.

WhatsApp Image 2020 07 09 at 14.52.13“Hal positif dari kekompakan masyarakat disini, yang sebelumnya tidak bermanfaat jadi bermanfaat. Sungai yang dulu aromanya tidak sedap, sekarang bersih dan bisa jadi kolam ikan yang dapat mewujudkan ketangguhan kondisi ekonomi masyarakat,” ujar Wali Kota Habib Hadi.

Menurut Habib Hadi, karena motivasi dan dorongan dari pihak kepolisian masyarakat bisa teredukasi menciptakan hal yang terbaik di lingkungannya. Masyarakat harus memahami untuk selalu mawas diri dan menjaga diri, menguatkan kedisiplinan untuk menghindari dan menekan COVID 19.

“Kuncinya, bepergian luar kota kalau tidak penting dihindari saja. New normal bukan berarti COVID tidak ada. COVID masih belum ada obatnya, harus disiplin menjaga kebersihan adalah obatnya. Lindungi keluarga dan saudara kita,” pesan wali kota.

Habib Hadi mengapresiasi kerja keras masyarakat dan ungkapan terimakasih kepada kapolresta yang telah mendorong hal yang dulunya tidak mungkin ada sekarang jadi nyata adanya.

WhatsApp Image 2020 07 09 at 13.47.07Menjawab apa yang disampaikan Wali Kota Habib Hadi, AKBP Ambariyadi Wijaya mengatakan kegiatan di masyarakat sebenarnya sudah ada, polres hanya tinggal membingkainya. “Masyarakat sudah punya ide, punya angan-angan dan cita-cita wilayahnya jadi sehat. Kampung Tangguh Semeru hanya bingkai masyarakat berbuat gotong royong untuk lingkungannya,” ujar kapolresta.

AKBP Ambariyadi membenarkan, prinsipnya tidak ada manusia yang tidak ingin sehat, tidak ada manusia yang ingin susah. “Semuanya ingin normal seperti dulu, mencari rejeki tanpa hambatan dengan cara mandiri dan gotong royong,” imbuhnya.

Disinggung oleh kapolresta, bahwa banyak yang bertanya kasus positif COVID 19 yang terus meningkat padahal Kota Probolinggo punya banyak KTS. “Mungkin yang belum tahu mengira Kampung Tangguh ini satu kelurahan. Harapannya memang begitu tapi faktanya belum. Hanya baru beberapa RW saja di setiap kelurahan, jadi masih kurang banyak. Kami berharap, virus kebaikan (Kampung Tangguh) menular ke seluruh masyarakat,” harap AKBP Ambariyadi.

Bagikan :

Related posts

Leave a Comment