Wakil Walikota M. Soufis Subri Memberikan Pesan Saat Buka Rakerda MUI 2020

Patrolipos.id, Probolinggo – Wawali Mochammad Soufis Subri membuka secara resmi Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Probolinggo, Sabtu (11/7) pagi di Aula Bakesbangpol. Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua MUI KH. Nizar Irsyad, Kepala Kemenag Mufi Imron Rosyadi, Ketua Muhammadiyah H. Masyfu’ dan segenap pengurus MUI.

Dalam sambutannya, Wawali Subri mengaku bersyukur bisa hadir dalam pertemuan rakerda ini. Pasalnya, rakerda yang diselenggarakan di tengah pandemi COVID 19 mengharuskan menerapkan protokol kesehatan sebagai usaha ikhtiar bersama.

WhatsApp Image 2020 07 11 at 10.43.53“Walaupun di tengah pandemi COVID 19 tidak menyurutkan langkah MUI melaksanakan rakerda. Harapannya MUI dapat menghasilkan program kerja yang bermanfaat bagi kehidupan bermasyarakat, beragama dan bernegara Indonesia pada umumnya dan Kota Probolinggo pada khususnya. MUI tidak hanya memutuskan halal dan haram saja. Lebih dari itu, MUI dapat memperkuat literasi terkait pemahaman, menganalisa sekaligus memetakan resiko-resiko konflik sosial di Kota Probolinggo,” ujar Subri.

Lebih jauh Subri menjelaskan bahwa dinamika kehidupan saat ini, sangat rentan terhadap perubahan pola pikir, salah satunya radikalisme. “MUI bukan alat pemerintah, melainkan bagian pemerintah. Saya mengimbau pada rakerda ini, agar diakomodir anak-anak muda, anak-anak milenial dalam kepengurusan MUI. Perlu di mix agar kemampuan analisa MUI lebih tajam. Mari kita jaga ruh MUI, agar MUI lebih dihargai dan disegani karena sikapnya yang netral agar bisa masuk ke semua sendi-sendi kehidupan,” pesan Subri.

Sementara itu menurut KH. Nizar Irsyad mengungkapkan rakerda MUI kelima ini baru dilaksanakan bulan Juli, sebelumnya lima bulan terakhir MUI tidak dapat melaksanakan kegiatan apapun tertunda akibat COVID 19.

“Untuk itu diperlukan upaya musyawarah yang ada pada setiap komisi, merencanakan program yang akan dilaksanakan enam bulan ke depan. Undangan biasanya mencapai seratus orang, tidak rakerda kali ini hanya sekitar tiga puluh orang saja, yakni ketua komisi dan sekretarisnya,” ungkap Nizar.

Ya, rakerda MUI sebelumnya selalu mengundang pengurus MUI di masing-masing kecamatan, masing-masing komisi, tokoh masyarakat, para ulama untuk memusyawarahkan program kegiatannya.

Di sisi lain, Kepala Kemenag Mufi Imron Rosyidi, mengucapkan terima kasih kepada Ketua MUI bersinergi untuk menjaga keberlangsungan agama di Kota Probolinggo tetap terjamin.

Bagikan :

Related posts

Leave a Comment