Karang Kitri Krejengan Inspirasi Kabupaten Probolinggo Lawan Pandemi Corona

Patrolipos.id, Probolinggo – Gerakan pemanfaatan pekarangan keluarga sebagai “Karang Kitri” pada masyarakat Desa Krejengan Kecamatan Krejengan memang telah membudaya. Kebiasaan ini sejatinya merupakan warisan leluhur nusantara termasuk orang-orang Jawa yang kemudian menyebutnya sebagai budaya “Nandur”.

Kebiasaan yang mulai pudar dan tergerus zaman ini sedang kembali dibangkitkan dari tidur panjangnya oleh Bupati Probolinggo Hj P Tantriana Sari SE. Orientasinya tidak sebatas meningkatkan ketahanan pangan keluarga saja, namun lebih dari itu yakni sebagai sektor bisnis berskala keluarga.

Oleh karenanya Bupati Tantri tidak mau setengah-tengah, gerakan yang disebutnya sebagai salah satu ikhtiar jitu untuk mengurangi dampak resesi ekonomi dari pandemi COVID-19 yang berkepanjangan ini harus segera diaplikasikan secara masif oleh masyarakat Kabupaten Probolinggo.

Desa Krejengan yang dinilai sukses dalam penerapannya kemudian dijadikan etalase pembelajaran bersama, segenap pejabat Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) dan pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Probolinggo yang hadir di tengah lingkungan masyarakat Desa Krejengan, Jum’at (17/7/2020) pagi.

Bupati Tantri mengatakan tujuan kegiatan ini agar para pejabat publik tersebut mendapatkan inspirasi dan pemahaman bersama dari manfaat pemanfaatan lahan pekarangan keluarga ini, agar kemudian satu nada dalam merumuskan kebijakan.

“Pandemi COVID-19 ini akan mempengaruhi banyak sektor termasuk ancaman krisis ekonomi. Oleh karena itu harus kita sikapi dengan bijak salah satunya dengan kembali memanfaatkan anugerah Allah SWT kepada kita berupa tanah dan pekarangan yang subur, cuaca yang memadai serta mendukung kita untuk kembali menbudayakan kegiatan bercocok tanam,” jelasnya.

Lebih lanjut Bupati Tantri mengemukakan dampak ekonomi dari pandemi virus Corona saat ini memang mengharuskan masyarakat untuk mengencangkan ikat pinggang. “Alangkah baiknya jika kemudian gerakan ini dilakukan serentak oleh seluruh masyarakat khususnya Kabupaten Probolinggo,” terangnya.

Manfaat yang akan langsung terasa dari Karang Kitri kata Bupati Tantri, minimal kita tidak harus selalu membeli kebutuhan sayur mayur dan lainnya. Dan jika kemudian ada lebih atau hasil yang melimpah, bisa sebagai jariyah untuk dishodaqohkan kepada tetangga yang membutuhkan.

“Sekali lagi kita perlu belajar dari masyarakat Desa Krejengan yang begitu tangguh terhadap kebutuhan pangan dirinya sendiri. Mari kita manfaatkan pekarangan kita untuk menanam apapun, sayuran atau kebutuhan pendukung keluarga lainnya bisa berupa ternak ayam dan sebagainya,” ajak Bupati Tantri.

Bagikan :

Related posts

Leave a Comment