RAKERSUS F-WAMIPRO Tahun 2020 Berakhir Kisruh

Patrolipos.id, Probolinggo – Rabu (29 Juli 2020) Forum Wartawan Mingguan Probolinggo atau sering dikenal dengan F-WAMIPRO mengadakan Rapat Kerja Khusus tahun 2020 di Lantai 3 Gedung Aula SMKN2 Kota Probolinggo.

Acara Rapat tersebut Juga dihadiri oleh Dinas Komunikasi dan Informasi kota Probolinggo yang di Wakili oleh Kabid PKP bapak Sumarno, Bapak Sumarno Berharap agar Wartawan Probolinggo bisa bekerja sama memberikan informasi yang didasarkan dengan Fakta dan Realita.

““Kami berharap kerjasama ini antara wartawan dan Pemerintah bisa lebih baik lagi, dan kekompakan para wartawan lebih ditingkatkan lagi dalam memberikan informasi berdasarkan fakta dan realita,” Papar Sumarno dalam sambutannya.

Disalam Rapat Pak Suhry selaku Ketua F-Wamipro yang membacakan rincian pertanggung jawabannya selama menjabat menjadi Ketua F-Wamipro.

Salah Satu pertanggung jawaban keuangan organisasi selama masa kepemimpinan Suhry yang sudah di siapkan sebagai arsip, masa bakti Ketua F – Wamipro selama 2 tahun (2018/2020) yang akan segera berakhir.

Usai menyampaikan hasil pertanggung jawaban Pak Suhry melanjutkan kegiatan rapat terkait diskusi tentang Kongres F-Wmipro, Namun sayang aenda tersebut sempat diwarnai insiden kericuhan.

Ruang Rapat menjadi Ricuh

Pasalnya, peserta rapat terbelah menjadi dua kelompok. Kelompok 1 menolak usulan kongres, sementara kelompok lainnya menghendaki adanya kongres. Rapat akhirnya deadlock karena ketua F Wamipro, Suhri keluar dari forum setelah menyampaikan Laporan Pertanggungjawabannya.

“Yang penting tadi saya sudah menyampaikan pertanggung jawaban.” ujar Suhri usai rapat.

Walaupun Rapat berjalan kondusif kembali, Setelah kedatangan anggota kepolisian dan Kepala Sekolah SMKN2 Kota Probolinggo.

“Saya disini selaku Kepala Sekolah berkenan jika aula ini ditempati rapat, namun apabila terjadi kericuhan seperti ini kami mohon maaf yang sebesar-besarnya untuk meninggalkan tempat kami. Jadi saya beri waktu selama 15 menit untuk menyelesaikan,” ungkap Kepala SMKN 2 Probolinggo.

Setelah kepala SMKN2 menyampaikan pesan kepada peserta agar kericuhan ini sanggup tidak terjadi lagi, suasana rapat kerjapun kembali berjalan lagi dengan kondusif.

Sementara itu Dewan Pembina F-Wamipro, Hariyadi sangat menyayangkan kejadian tersebut dan sempat membuat dirinya kaget atas keributan ini.

“Kejadian ini sangat kurang etis, apalagi kejadiannya ada didepan saya, ini sangat disayangkan acara raker ini malah jadi kisruh,” Sesal Hariyadi. (Riko)

Bagikan :

Related posts

Leave a Comment