DINAS LINGKUNGAN HIDUP HARUS TURUN TANGAN.

DINAS LINGKUNGAN HIDUP HARUS TURUN TANGAN.

Dompu, Patrolipos.id
banyaknya ketimpangan dan kerancuan yang ada di wilayah dompu – nusa tenggara barat pada umumnya, Khususnya di kecamatan Pekat. dengan adanya perusahaan bonafit di wilayah desa doropeti kecamatan Pekat kabupaten dompu yang bernama pt. sukses mantap sejahtera ( SMS ). permasalahannya perekrutan karyawan untuk masyarakat setempat sangat minim sekali, dan banyak merekrut karyawan dari luar desa doropeti itu sendiri, adapun insentif atau gaji karyawan pt. sukses mantap sejahtera tersebut juga sangat rendah atau murah, jadi tidak sesuai dengan nama pt. sukses mantap sejahtera, karyawannya sengsara menderita sekali ( SMS ). dan lebih parahnya pt. sukses mantap sejahtera ini membuang limbahnya dengan sembarangan yang membuat masyarakat setempat resah yang mana baunya sangat busuk sekali sungguh menyengat hidung yang sangat luar biasa,

di tambah lagi pengeroposan tanah pekarangan atau halaman rumah warga setempat, pengeroposan tanah lahan perkebunan milik warga setempat, tumbuh – tumbuhan yang dekat dengan aliran sungai pembuangan limbah dari pt. sukses mantap sejahtera tersebut banyak yang mati, mata air singgopi yang di konsumsi oleh warga setempat juga tercemari oleh limbah dan limbah menembus menuju laut doropeti yang jelas banyak ikan mati serta musnah, harapan dari masyarakat setempat pada semua wartawan baik lokal maupun nasional dan internasional agar mau mengekspos, tidak kalah pentingnya juga lembaga swadaya masyarakat ( LSM ) baik lokal maupun nasional dan internasional, para organisasi kemasyarakatan ( orkemas ) yang peduli sebagai pemerhati lingkungan agar mau bertindak sebagai perannya dan tupoksinya, jangan diam membungkam, membisu,  janganlah mulut ini terisolasi sendiri atau terisolasi oleh sesuatu, sungguh luar biasa bila ada sosok pahlawan yang memiliki kepedulian pemerhati lingkungan hadir dengan waktu yang tepat, harapan dari warga setempat hadirlah pahlawanku Bersama dengan embun di pagi hari, jangan hadir pahlawanku di siang bolong ketika embun sudah pergi, jadilah Pahlawanku yang sejati, jangan jadi Pahlawanku yang Pengkhianat. sampaikan kepada publik walaupun itu pahit rasanya, rawe – rawe rantas, malang – malang putung, maju tak gentar membela yang benar, Allohu Akbar… Allohu Akbar… Allohu Akbar… 

Reporter : Dewa 
     Editor : Anton

Bagikan :

Related posts

Leave a Comment