Proteksi Dini, Tagana jatim Laksanakan Penyemprotan Disinfektan Di kawasan Waru Sidoarjo

Lokasi penyemprotan disinfektan oleh Tagana Jawa timur

Sidoarjo (patrolipos.id) – Dampak dari meningkatnya angka positif covid-19 di Indonesia yang akhir-akhir ini ramai diperbincangan adalah pada sektor internasional, salah satunya adalah pelarangan warga negara Indonesia berkunjung ke beberapa negera lain, diantaranya Songapore dan Malaysia. DKI Jakarta kini kembali melakukan PSBB secara total, dengan tujuan menekan laju angka kasus positif covid-19.

Pada wilayah yang berbeda, Tagana Dinas Sosial provinsi jawa timur sabtu 12/09 kembali bergerak melakukan sterilisasi di beberapa titik. Arah pergerakan mereka menuju daerah Waru arah Bandara Juanda 1, tepatnya di jln. Garuda RT 05 RW 15 dan jln. Dempo RT 06 RW 08 Kepuh Permai kecamatan Waru kabupaten Sidoarjo jawa timur.

Siswarjo ketua RT 06 Kepuh Permai dalam wawancaranya mengatakan alasan mengajukan permohonan penyemprotan di kampungnya, “jadi begini pak, ada warga saya yang meninggal yang disebabkan oleh penyakit Getah Bening, cuman posisi pas dia meninggal itu di RSAL, disana kan otomatis masuk kamar mayat pak, di kamar itu kan tempatnya mayat yang meninggal oleh berbagai penyakit, termasuk covid-9. Nah oleh sebab itulah saya selaku ketua RT merasa berkewajiban memberikan perlindungan dini pada warga saya, yaitu langkah-langkah yang bersifat antisipatif, ya seperti penyemprotan yang Tagana jatim lakukan sekarang ini” jelasnya.

“Dilain hal saya atas nama warga RT 06 RW 08 Dempo ini mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Tagana dan bpk kepala Dinas Sosial provinsi jawa timur atas berkenannya luangkan waktu tenaga dan peralatannya untuk penyemprotan ini, begitu pak” siswarjo menambahkan.

Hal itu diperjelas oleh salah satu warga yang juga pegawai di Dinas Sosial Provinsi jatim SUBAG Keuangan Bapak Sabar. Menurut beliau “Awalnya saya bernisiatif untuk mengirim surat permohonan penyemprotan langsung ke dinas, tapi sebelumnya saya minta pendapat dan petunjuk pada Mas Alex, kemudian beliau menyarankan agar pake surat permohonan dari RT saja. Jadi saya langsung menghubungi pak Sis ketua RT untuk meneruskan petunjuk Mas Alex tadi mas, dan alhamdulillah terlaksana. Terimakasih pada teman-teman Tagana dan tetap semangat” pungkasnya (syaiful/red)

Bagikan :

Related posts

Leave a Comment