Khawatir Tsunami,Ratusan Warga Pesisir Sine Tulungagung Ungsikan Diri

Tulungagung (Patroliposjatim) – Berhembusnya isu kemungkinan terjadinya Tsunami ternyata sukses membuat warga pesisir pantai Sine kecamatan Kalidawer Tulungagung jawa timur berhamburan meninggalkan tempat tinggalnya untuk menyelamatkan diri ke dataran yang lebih tinggi. Bergesernya warga kedataran tinggi pada Ba’dah magrib menjelang Isya’, tepatnya pukul 18.15 wib sampai 23.00 wib.

Menurut keterangan warga terdampak, pada pukul 16.00 wib terjadi gejala alam yaitu ikan-ikan yg menepi ke pantai, sekitar pukul 18.00 warga khawatir akan terjadi tsunami seperti daerah lain yang memiliki gejala yang sama, akhirnya sebagian warga mempunyai inisiatif untuk mengungsi ke dataran yang tinggi untuk dijadikan titik kumpul. Berikut video amatir kirimin warga dilokasi.

,

Hal itu dibenarkan oleh Andika Tagana Tulungagung, menurut Andika, “Betul pak Syaiful, jadi warga kami yang di pantai Sine itu awal kecurigaannya ketika melihat banyaknya ikan yang menepi ke bibir pantai, dari situ muncullah pandangan yang mengarah pada bencana Rob dan Tsunami, sehingga memicu kepanikan warga yang akhir sebagian ada yang memutuskan mengungsi ke rumah saudaranya yang tinggal didataran tinggi” jelasnya.

“Lalu kemudian pada pukul 21.00 wib kami Tagana dan KSB yang baru terbentuk,berkoordinasi dengan BPBD, Forkopimka dan Pemdes mendatangi titik kumpul mereka untuk memberikan rasa aman dengan sosialisasi dan pendekatan psikologi serta edukasi terkait tanda atau gejala bencana alam yang ditakuti warga. Setelah itu sekira pukul 21.45 wib barulah warga berangsur kembali ke rumah masing-masing” imbuhnya.Terkait penyebab ikan yg berenang ke pinggir pantai masih belum diketahui penyebabnya dan sedang didalami pihak terkait.

Setelah pukul 23.25 wib warg Dusun Sine desa Kalibatur Kec. Kalidawir Kab. Tulungagung dengan jumlah penduduk daerah sekitar 200 jiwa ini baru bisa katakan nyaman dan aman dan tetap dalam pemantauan Tagana Tulungagung dan KSB kalidawir Bersatu(Syaiful/red).

Bagikan :

Related posts

Leave a Comment